Beberapa Fakta Seputar Operasi Caesar

http://4.bp.blogspot.com/-TDSGihH2ehs/UvOyNJRqMoI/AAAAAAAAAAc/tVKH64_s2TM/s1600/2.gif
Bookmark and Share
Bagi Anda yang belum mengerti apa itu Operasi Caesar pada saat melahirkan, berikut ini beberapa fakta tentang Operasi Caesar yang dirangkum dari beberapa sumber:

Perut seperti ditarik
Bagi wanita yang sedang menjalani Operasi Caesar, dia akan benar-benar merasakan mati rasa pada perut selama operasi sampai beberapa jam sesudahnya, sehingga dia tidak akan merasakan rasa sakit sedikitpun. Tetapi beberapa orang menyatakan bahwa dirinya merasakan ada sensasi seperti dorongan dan tarikan pada bagian perut yang akan reda setelah bayi dikeluarkan dari perutnya.

Merasa kedinginan
Bagi sebagian pasien merasa kedinginan setelah operasi. Hal ini disebabkan karena pengaruh anestesi yang membuat pinggang ke bawah mati rasa dan juga karena pasien berbaring setengah telanjang selama 30 menit selama operasi.

Tetap melibatkan vagina
Meskipun bayi tidak lagi keluar melalui vagina, tetapi dokter akan tetap memberikan cairan pembersih vagina setelah melahirkan. Cairan ini diberikan lebih dari sekali jika diperlukan yang tujuannya untuk membersihkan semua darah yang bocor melalui vagina setelah operasi. Anda juga harus bersiap jika perawat memasukkan kateter sebelum operasi melalui vagina, tetapi hal ini dilakukan setelah anestesi yang mungkin tidak dapat Anda rasakan.

Mungkin akan memerlukan pelunak feses
Buang air besar bisa menjadi masalah besar setelah Operasi Caesar, karena pasien akan kesulitan mendorong tinja ketika kondisi perutnya masih sakit dan luka operasi yang belum sembuh total.

Tubuh mungkin akan gemetaran
Setelah menjalani Operasi Caesar, pasien biasanya akan merasakan tulang belakangnya gemetar yang mempengaruhi seluruh tubuh. Tetapi beberapa orang mungkin hanya merasakan kejang dan kaku pada kaki. Hal ini sifatnya normal dan akan reda dengan cepat setelah beberapa jam.

Anda mungkin akan mendapatkan “alat pijat”
Setelah operasi, dokter biasanya akan membawa alat-alat yang disebut sequential compression devices (SCDs), yang bekerja untuk melancarkan peredaran darah dan mencegah penggumpalan darah. Dokter akan memasang alat tersebut pada kaki pasien ketika sedang tidur dan kaki masih mati rasa, sehingga Anda tidak perlu terkejut jika menemukan alat seperti sepatu yang dapat memberikan efek pijatan pada kaki.

Akan ada darah yang keluar dari vagina
Pendarahan pada vagina masih akan terjadi meski telah selang beberapa hari setelah melakukan operasi. Hal ini dinamakan pendarahan pospartum yang dapat terjadi ketika dinding rahim menyembuhkan dirinya sendiri setelah plasenta terlepas dan pembuluh darah menanggapi turunnya kadar hormon. Jangan terlalu mengkhawatirkan hal ini karena pendarahan yang terjadi biasanya ringan dan maksimal hanya berlangsung sekitar enam minggu.

Terasa sakit saat batuk atau bersin
Batuk, bersin atau tertawa akan membuat luka operasi di perut terasa nyeri. Ambillah bantal untuk mendukung perut, hal ini dapat membantu mencegah nyeri karena aktivitas seperti tertawa, batuk dan bersin. Nyeri karena kontraksi otot perut ini akan berlangsung hingga seminggu setelah melahirkan, tapi secara bertahap akan membaik selama beberapa minggu setelahnya.

Meninggalkan bekas luka
Seperti operasi lainnya, Operasi Caesar juga akan meninggalkan bekas luka akibat sayatan yang tidak akan menghilang begitu saja. Luka tersebut akan memudar lama-kelamaan seiring berjalannya waktu.

Tetap berolahraga
Lakukan olahraga ringan dengan berjalan-jalan santai saja untuk menguatkan kembali tulang belakang dan otot-otot perut. Jangan melakukan olahraga yang terlalu berat.











{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar