Alat Kontrasepsi Wanita Berdasarkan Usia

http://4.bp.blogspot.com/-TDSGihH2ehs/UvOyNJRqMoI/AAAAAAAAAAc/tVKH64_s2TM/s1600/2.gif
Bookmark and Share
kontrasepsi wanita
Ada banyak manfaat suami istri yang ikut program KB selain meningkatkan kualitas keluarga, Ikut KB juga berarti membantu pemerintah dalam pengendalian jumlah penduduk. Pasangan suami istri yang ikut KB berhak untuk menentukan alat kontrasepsi yang paling nyaman sesuai dengan kondisi suami atau istri. Ada jenis kontrasepsi pria ada juga kontrasepsi wanita. Dari sekian banyak kontrasepsi yang tersedia sekarang ini, pilihan kontrasepsi wanita bisa berbeda kefektivitasannya berdasarkan umur.


Dikutip dari detikhealth, dalam acara Press Conference 'Pentingnya mempercepat penyebaran informasi tentang kontrasepsi dalam rangka menekan angka kelahiran di Indonesia' di Hotel Millenium, Jakarta, Jumat (24/2/2012). Prof Dr dr Biran Affandi, SpOG (K), perwakilan dari Asia Pacific Council of Contraception (APCOC) mengatakan bahwa "Pada dasarnya semua kontrasepsi bisa dipakai semua orang tergantung kebutuhannya”.

Usia ideal dan paling aman seorang wanita untuk menjadi seorang ibu adalah antara 20-35 tahun. Usia tersebut dianggap aman karena secara fisik dan mental mendukung untuk pertumbuhan bayi dan ibu. Wanita yang menikah dibawah umur 20 tahun sebaiknya menunda memiliki anak hingga usianya, secara psikologis siap menjadi seorang ibu. Pada usia ini peran kontrasepsi sangat penting.

Untuk menunda kehamilan bagi wanita yang berumur dibawah 20 tahun Prof Biran merekomendasikan

1. Konvensional (dengan menghitung masa subur atau sistem kalender)

2. Pil KB

3. IUD (Uterine Device yaitu spiral)

4. Implan

5. Suntik KB

Menurut prof Biran "Untuk menunda kehamilan sebelum usia 20 tahun, yang terbaik adalah pil KB karena ketika dihentikan akan lebih mudah untuk bisa hamil,"

Pada usia 20-35 tahun umumnya alat kontrasepsi wanita umumnya ditujukan bagi yang sudah memiliki anak untuk memberi jarak antar kehamilan. Jarak yang terbaik antara dua sampai empat tahun. Sebelum dua tahun atau setelah lima tahun akan memperbesar resiko terjadinya komplikasi yang mungkin dialami ibu.

Pilihan alat kontrasepsi yang dianjurkan pada usia 20-35 tahun antara lain:

1. Konvensional

2. IUD

3. Pil KB

4. Suntik KB

5. Implan

"Kontrasepsi setelah kehamilan sebaiknya adalah IUD (spiral), karena tidak akan menekan produksi ASI (air susu ibu) bagi ibu yang masih menyusi," jelas Prof Biran.

Setelah berusia 35 tahun dianjurkan untuk tidak hamil lagi karena setelah 35 tahun, tubuh wanita sudah tidak mendukung untuk hamil sehingga lebih beresiko terjadi komplikasi kehamilan.

Di atas usia 35 tahun sebaiknya jangan hamil lagi dan kontrasepsi terbaik setelah ini adalah steril, Tubektomi untuk wanita dan vasektomi untuk pria

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar